......... Pesantren juga menjadi laboratorium bagi para Ustadz,
Cendikiawan, Kiyai, Syekh atau apapun namanya bagi orang yang displin ilmu untuk
meracik pengetahuan dan pengalaman yang selama ini didapatkan, Pesantren
juga menjadi sebuah ladang amal kepada orang-orang yang benar-benar mau
berkhidmat untuk ummat.
Sebuah kisah yang sangat menarik dan menginspirasi bagi
kami, seorang sahabat kami Abu Bakar yang sedang membina sebuah Pondok
Pesantren di Kabupaten Sumedang Jawa Barat, Mas Abu adalah sapaan akrab yang
kami panggilkan kepadanya, Mas Abu sebenarnya bukanlah seorang santri tulen
karena latar belakang pendidikannya tidak seperti santri lainnya yang
bertahun-tahun mondok, Mas Abupun pertama kali mengecap dunia pendidikan di
PTDQ (Pesantren Tahfidz dan Dirosat Qur’an) Al-Hayah Jakarta Timur di tahun
2014 silam.
Laki-laki kelahiran tahun 1993 ini sangat serius menghafal
al-Qur’an di Pesantren Alhayah, dengan bermodalkan keinginan dan tekat yang
sangat kuat serta bisa baca Al-Qur’an walau sedikit terbata-bata sejak
dari kampung halaman di Bima NTB, dalam perjalananya sebagai santri ia
mendapatkan bimbingan langsung dari pengasuh Pesantren Alhayah Dr. KH. Ali
Akhmadi. MA, LC, alhafizh, dengan metode pendekatan Tahsin, Talaqqi, Tahfizh hingga
mampu men-Tasmi'kan hafalan Al-Qur'annya di depan jama'ah, dan akhirnya ia menyeselesaikan
hafalannya sesuai dengan target selama 1 tahun.
Singkat cerita setelah Mas Abu menyelesaikan tugasnya sebagai
santri di PTDQ Alhayah Jakarta selanjutnya diberikan amanah untuk meng-hendel santri
PTDQ Al-Hayah di Cabang Jawa Barat Sumedang yang sedang rotasi SDM, bukan tanpa
bekal Mas Abu mengemban amanah yang berat itu namun karena Mas Abu mampu
bersabar dan taat kepada para guru yang selama ini menuntunnya terutama dari Ustadz
H, Joko Setiono, S.Pd alhafizh selaku mentor yang selalu membersamainya dan
saling tukar fikiran, yang menjadikan tugas berat itu menjadi ringan dan lancar walau tetap kadang bertemu dengan benturan-benturan.
Urusan bukan hanya mengajarkan huruf A BA TA saja kepada santrinya,
tapi urusan administrasi, urusan lapangan dan tekhnis juga Mas Abu harus
jalankan sebab Pesantren Alhayah Sumedang adalah Lembaga Pendidikan yang baru
dirintis alias masih berumur jagung, Mas Abu harus memberanikan mental berhadapan dengan
pejabat kementrian agama Jawa Barat untuk pengurusan izin operasional
pesantren.
Mas Abu adalah seorang laki-laki tangguh yang yang harus
berjuang, bukan cuma berjuang melawan kemalasan dan tantangan zaman tapi Mas Abu juga harus melawan rasa minder, sebab Mas Abu adalah seorang difabel, tidak normal secara fisik seperti orang-orang umum pada
biasanya, selalu saya sampaikan ketika kami "manggung" bareng dengannya bahwa, “Mas Abu punya fisik yang terbatas namun langkah Mas Abu tidak terbatas, Mas Abu memang cacat secara fisik tapi Mas Abu jauh dari
kata cacat akan pengetahuan." Dulu, Salah satu yang menjadi alasan kenapa Mas Abu tidak memulai sekolah adalah karena Mas Abu berbeda dengan
teman-temannya, yang ada dia jatuh mental duluan dan hanya bisa mara-marah, tak tahu harus menyalahkan siapa dengan kondisinya itu?Namun saat ini berkat selalu mendapatkan suntikan motivasi dari orang-orang yang berada di sekelilngnya yang notabenenya orang-orang akademisi menjadikan Mas Abu juga punya impian untuk bisa menyelesaikan pendidikan sampai bangku kuliah, walau bangku sekolah melalui jalur kesetaraan. Perbedaan bukanlah menjadi benteng penghalang kita untuk berbaur tapi perbedaanlah yang membuat hidup kita jadi lebih berwarna.
Disaat Mas Abu menjalankan
tugasnya di Pondok Pesantren Alhayah Sumedang, pada saat itu juga masyarakat mulai perlahan
menaruh simpati kepadanya sembari ia memperkenalkan Pesantren Alhayah pada warga sekitarnya bahwa pesantren alhayah adalah lembaga
yang berkecimpung di dunia da'wah
terutama Alquran.
Mas Abu mampu menghafal Al-Qur’an dalam usia muda diwaktu yang
singkat dengan kondisi fisik yang terbatas, Berbeda dengan anak-anak normal
lainnya yang seusia dengannya, yang sibuk bermain tik-tok, sibuk mabar (main
bareng) game online, sibuk bermanja-manja ria dengan berpacaran
kepada yang bukan mahramnya.
Kini Mas Abu akrab disapa Ustadz Abu yang alhamdulillah telah
berhasil mencetak santri penghafal al-Qur’an juga di PTDQ Alhayah Sumedang, ikut andil membangun generasi islami dan berpartisipasi membangun bangsa, dari tahun 2015 sampai sekarang.
Tidak cuman sampai di situ saja, Ustadz Abu sering mendapatkan
kehormatan dengan diundangnya untuk menyampaikan nasehat dan memberikan motivasi
kepada para remaja Masjid di daerah Sumedang dan sekitarnya dan
juga kepada anak-anak SMA di sekolah-sekolah di Sumedang dan sekitarnya sampai
Bandung.

Dan kami juga mendapatkan informasi bahwa Ustadz Abu pernah mendapatkan undangan khusus untuk sharing bersama para anggota koramil di daerah kec. Darmaraja Sumedang, memberikan sedikit taujih di depan bapak-bapak yang "memikul" pangkat.
Ustadz Abu juga diendorse oleh salah satu Lembaga Kemanusiaan untuk menggalang dana online dan program “Muliakan Guru Ngaji & profesi
Pra Sejahtera” di akun tersebut.
Qodarullanya ada seorang Muzakki yang siap menfasilitasi
Ustadz Abu untuk berangkat Umroh bersama para jama’ah yang
lainnya. Sebelum nama Ustadz Abu di ACC untuk didaftarkan di travell, dilakukan pengecekkan terlebih dahulu "di mana Ustadz Abu mengajar
ngaji nya?" Team Advance tiba di Pondok Pesantren Al-Hayah Sumedang untuk survey
lembaga yang Ustadz Abu tempati berdedikasi, dan Alhamdulillah Ustadz Abu
akhirnya berangkat untuk berziarah ke makam Rasulullah SAW.
Tiba di Masjidil Haram besama jama’ah lainya pada tahun 2019 lalu, "ketika di Masjid Nabawipun Saya menyempatkan duduk bersilah untuk halaqoh bersama Syaikh setempat yang selalu standby menunggu jama'ah dan saya mentasmi'kan sedikit hafalan Al-Qur'an, mereka sangat salut dengan jama’ah Indonesia yang Antusias dengan Al-Qur’an dan kagum dengan keadaan saya yang berbeda dengan yang lain tapi Cinta Al-Quran" pungkasnya.
Tiba di Masjidil Haram besama jama’ah lainya pada tahun 2019 lalu, "ketika di Masjid Nabawipun Saya menyempatkan duduk bersilah untuk halaqoh bersama Syaikh setempat yang selalu standby menunggu jama'ah dan saya mentasmi'kan sedikit hafalan Al-Qur'an, mereka sangat salut dengan jama’ah Indonesia yang Antusias dengan Al-Qur’an dan kagum dengan keadaan saya yang berbeda dengan yang lain tapi Cinta Al-Quran" pungkasnya.
Tak habis-habisnya masih ada saja tawaran kepada Ustadz Abu agar
berangkat ke Baitullah untuk melaksanakan ibadah Umroh dari para Muzakki yang
melihat video di lembaga kemanusiaan tersebut dan diOploud ulang oleh akun-akun
lainya, berkah Al-Qur’an.
Ustadz Abu juga mendapatkan fasilitas satu unit kendaraan roda
tiga supaya Ustadz Abu bisa gunakan ke manapun yang dia inginkan, motor
tersebut tidak langsung dibeli jadi, tapi membutuhkan proses modifikasi dan
disain untuk bisa dipakai oleh Ustadz Abu secara khusus, dan masih banyak lagi
anugrah-anugrah Allah lain yang Ustadz Abu dapatkan dari keberkahan hidup lainnya, sperti kaki palsu dan sepatu khusus dan sebagainya.
Berkah Alquran, Berkah berkhidmat kepada Ummat, berkah mengabdi kepada Lembaga (Pondok Pesantren Alhayah), Perjuanganmu tiada sia-sia. Berkah, berkah, berkah…..
Berkah Alquran, Berkah berkhidmat kepada Ummat, berkah mengabdi kepada Lembaga (Pondok Pesantren Alhayah), Perjuanganmu tiada sia-sia. Berkah, berkah, berkah…..
Insya Allah ... Barakallah Ustadz Abu Bakar Thalib.
Semoga Allah SWT senantiasa membimbing
kita agar istiqomah tetap di jalan-Nya. Aamiin….
diambil dari draf buku "Ceritakan ke Mereka Serunya Mondok di Pesantren. Sabran.istimewah (Desember.2019)
mohon do'anya agar segera terbit. aamiin








masya Allah
BalasHapusSemangat Kakak
BalasHapusMaa syaa Allah menginspirasi ustadx
BalasHapusMasyaAllah, ditunggu bukunya ustadz.
BalasHapusMasyaAllah.. baarakallahu fiikum ustad
BalasHapusMaasyaAllah,, semoga Allah permudah pernerbitanny ust. Dan selanjutny akan terbit buku2 istimewa yang lainnya..amiin
BalasHapusBaarakallahu fiikum ��
Masya Allah.. barakallahu fii kum..
BalasHapusMasya Allah... Man jaddah wa jaddah.
BalasHapusMasyaAllah... Kalau bisa foto2 waktu di umrah di sertakan 🙏🏻 Barakallah fii kumm
BalasHapussiap insya Allah terimakasih masukannya,...
Hapusalhamdulillah suda disertakan..
Mantabbb.. Ahli quran memang mulia sekali
BalasHapus